Pramuka … Pramuka … Praja Muda Karana…..Salam Pramuka!
Semangat membara anak-anak kelas 5 dan 6 untuk mengikuti Perjusa karena ini adalah pengalaman pertama mereka. Kegiatan Perjusa dilaksanakan pada 5 – 6 April 2024 yang bertempat di SD Strada Cakung. Tujuan kegiatan Perjusa adalah sebagai puncak kegiatan Pramuka Penggalang untuk melatih kemandirian, kerja sama, kekompakan, kedisiplinan, dan mempererat kekeluargaan antarsiswa.Rangkaian kegiatan Perjusa diawali dengan upacara pembukaan dengan pembina Kak Antonius Joko Setiawan. Pesan Kak Anton kepada adik-adik Penggalang adalah ikutilah kegiatan dengan riang, gembira, dan mandiri agar mendapatkan pengalaman yang terbaik. Kak Anton mengajak adik-adik untuk mau peduli terhadap lingkungan alam dan sesama manusia, berbuat, berpikir, dan berbicara yang baik sesuai isi Dasa Darma Pramuka.Setelah selesai upacara pembukaan, dilanjutkan kegiatan games kepramukaan, yaitu sandi morse dengan peluit, LKBBT (Latihan Keterampilan Baris Berbaris dengan Tongkat) dan yel-yel, pengetahuan umum, dan pioneering. Setiap regu mengerjakan tugas dari kakak pembina dengan cermat, semangat, dan antusias. Setelah selesai games, dilanjutkan makan siang bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan keterampilan, yaitu membuat tempat pensil dari botol bekas.
Games kepramukaan selesai, anak-anak beristirahat sejenak. Pada sore hari, kegiatan yang dilakukan adalah fun games, berupa estafet sarung, memindahkan air menggunakan sarung, dan merayap. Anak-anak merasa sangat senang dan gembira mengikuti games tersebut. Selesai melakukan fun games, anak-anak mandi dan makan malam.Malam pun tiba. Puncak acara pada malam tersebut adalah api unggun. Petugas api unggun bersiap. Ada yang menari tarian Janger (Bali), pembawa obor, dan pembaca Dasa Darma Pramuka. Saat upacara api unggun, anak-anak membentuk lingkaran besar. Upacara diawali dengan tarian Janger, kemudian menyalakan obor oleh petugas, dan pembacaan Dasa Darma Pramuka. Pembina upacara api unggun, Kak Priska, menasihati anak-anak agar jangan takut terhadap kegelapan dan kegagalan. Teruslah berusaha, mencoba, dan menjadi terang seperti nyala api unggun.
Upacara api unggun selesai, dilanjutkan dengan unjuk kreativitas oleh semua regu. Hal yang menarik adalah setiap regu menarikan dengan lagu daerah. Setelah penampilan selesai, dilanjutkan ibadat singkat dan renungan malam yang dipimpin Kak Lia. Saat renungan malam, anak-anak diajak untuk berefleksi tentang kehidupannya bersama dengan orang tua. Harapannya anak-anak bisa menjadi anak yang patuh dan hormat kepada orang tua, selalu berbuat dan berkata yang baik kepada orang tua. Waktu sudah larut malam, anak-anak beristirahat di kelas masing-masing. Malam itu menjadi malam yang menyenangkan dan menghangatkan kita semua.Keesokan paginya, anak-anak melakukan senam bersama yang dipimpin Kak Yolanda. Selesai senam, dilanjutkan mandi dan sarapan pagi. Kegiatan selanjutnya adalah rekam jejak. Anak-anak berkumpul di lapangan untuk mendengarkan arahan Kak Warno agar dapat membaca peta dan mengunjungi pos dengan tepat. Ketua regu diberikan peta dan bekerja sama dengan anggota untuk membaca rute peta dengan baik. Setiap regu berjalan bergiliran untuk mengunjungi pos satu per satu. Jumlah ada 7 pos dan setiap pos berada di wilayah dekat sekolah.Selesai kegiatan rekam jejak, anak-anak beristirahat kemudian merapikan ruangan kelas dan operasi semut. Setelah itu, anak-anak berkumpul di lapangan untuk mendengarkan pengumuman kejuaraan. Kegiatan Perjusa ditutup dengan pesan dari Kak Lia dan Kak Priska, doa penutup, dan foto bersama.
Terima kasih adik-adik Penggalang hebat sudah berjuang untuk mempersiapkan dan sudah berpartisipasi dalam kegiatan Perjusa 2024 dengan baik dan antusias. Terima kasih atas kerja keras kakak pembina dalam mempersiapkan kegiatan Perjusa. (Monica Bintang)
Sampai bertemu lagi di kegiatan Perjusa tahun depan!!
Salam Pramuka!
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |






Recent Comments