ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER (ANBK) DAN PERINGATAN SUMPAH PEMUDA DI SD STRADA CAKUNG
Haloo, apa kabar semua?
Semoga semua dalam keadaan sehat..semangat..berprestasi..
SD Strada Cakung (SDSC) ingin berbagi kabar tentang 2 kegiatan penting di akhir bulan Oktober yaitu kegiatan ANBK dan peringatan Sumpah Pemuda.
Pada tanggal 28 dan 29 Oktober 2024, sebanyak 30 siswa kelas 5 mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). 3 instrumen dalam ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. AKM digunakan untuk mengukur literasi dan numerasi para siswa. Pada hari pertama 28 Oktober, para siswa mengerjakan soal literasi dan pada hari kedua mengerjakan soal numerasi dilanjutkan dengan mengisi survei karakter. Hasil dari ANBK ini akan menjadi rapot pendidikan bagi SD Strada Cakung.
Semoga hasil terbaik diperoleh para siswa dan SDSC di tahun ajaran 2024/2025 ini.



Pada hari yang bersamaan dengan kegiatan ANBK hari pertama yaitu 28 Oktober 2024, bangsa Indonesia memperingati Sumpah Pemuda. Menengok sejarah, tepat 96 tahun yang lalu pada 28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia bersumpah mengaku satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan. Para generasi penerus bangsa Indonesia harus selalu menjaga dan melaksanakan sumpah yang sudah diikrarkan oleh para pemuda 96 tahun yang lalu.


Salah satu cara menjaga dan melaksanakan Sumpah Pemuda, SDSC mengadakan upacara bendera. Upacara dimulai tepat pada pukul 07.00 dengan pembina upacara adalah Ibu Wahyu wali kelas 2B dan petugas upacara adalah para siswa kelas 5. Upacara berlangsung dengan khidmat. Dalam amanatnya ibu Wahyu berpesan supaya para siswa dapat membangun dan memajukan bangsa seperti yang dicita-citakan para pemuda pada jaman. Para pelajar dapat belajar dengan giat, bersikap jujur, disiplin, tanggung jawab dan saling menghargai keberagaman yang ada disekitar kita. Para siswa juga dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana komunikasi yang positif untuk perdamaian, toleransi dan kerjasama yang positif. Ibu Wahyu juga menyampaikan bahwa semangat para pemuda mengenai persatuan dapat diterapkan di lingkungan sekitar dengan cara menyapa guru, menyapa teman, membuang sampah pada tempatnya dan merawat lingkungan sekitar kita.


Mari kita tanamkan semangat Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
Salam satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.
Salam AMDG…!
Recent Comments